>

Pemeliharaan Larva 1

Bila kondosi lingkungan cukup menunjang, telur mas koki akan menetas 1 -3 hari setelah proses pembuahan. Tentu saja lamanya penetasnan telur tergantung dari temperatur air dan kandungan oksigen disekelilingnya. Pada temperatur  yang cukup tinggi, waktu yang diperlukan untuk penetasan telur mas koki menjadi lebih singkat. Temperatur yang baik untuk perkawinan maupun penetasan telur mas koki berkisar antara 19 – 20oC.. Bila temperatur air terlalu tinggi atau rendah dari kisaran tersebut, kemungkinan besar penetasan akan gagal. 

Meskipun ada beberapa telur yang mampu menetas, umumnya individu yang dihasilkan akan mengalami cacat terutama pada bagian ekornya. Tinggi permukaan air dikolam penetasan atau pemeliharaan larva cukup 15 - 25 cm. Hal ini disebabkan kemampuan larva masih sangat terbatas, baik untuk berenang maupun mencari makan. Bila anak-anak mas koki  telah terlihat berenang disekitar permukaan air, sebaiknya tanaman enceng gondok atau kakaban segera diangkat. Beberapa anak ikan biasanya masih betah tinggal diakar tanaman enceng gondok atau kakaban, sehingga perlu dikeluarkan dengan sangat hati-hati. Salah satu cara yang cukup efektif untuk melepaskan anak-anak mas koki tersebut adalah dengan meletakkan enceng gondok atau kakaban ke dalam bak yang lain yang airnya mengalir agak cepat.

Larva mas koki sangat peka terhadap perubahan kondisi lingkungan. jika terjadi perubahan kondisi lingkungan perairan secara tiba-tiba, misalnya terjadi proses penguraian kotoran maupun sisa makanan oleh bakteri pembusuk umunya akan terjadi gangguan terhadap larva mas koki, bahkan dapat menimbulkan kematian secara massal. Selain proses penguraian kotoran dan sisa makanan, penurunan kualitas air juga dapat disebabkan karena telur-telur yang gagal menetas atau anak ikan yang mati sehingga menimbulkan pembusukan. Larva mas koki yang telah berumur dua hari akan terlihat sebesar jarum. selama lima hari pertama dalam hidupnya, larva ikan tidak perlu diberi makanan tambahan sebab masih mempunyai kantung kuning telur bawaan sebagai cadangan makanannya. pemberian makan tambahan pada anak-anak ikan yang belum berusia 5 hari sering menimbulkan kematian secara massal, sebab makanan tersebut tidak dimakan dan akan tertimbun didasar kolam bersama kotorannya sehingga dapat menimbulkan proses pembusukan yang membahayakan kehidupan anak-anak ikan mas koki di kolam.

Related Product :

 
Support : Digital Areas | MegaCara
Copyright © 2011. Budidaya Ikan Mas Koki - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger